Terus semangat belajar dan berbagi ilmu sampai ke liang lahat, demi menjadi Hamba اللّهُ yang Kaffah.
Tampilkan postingan dengan label Iim Bundanya Farras. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Iim Bundanya Farras. Tampilkan semua postingan

Sepakat 1 - 5

#Sepakat!Part 1
by Iim Bundanya Faras

"Aku ceraikan kamu, Narraya, mulai detik ini kita bukan suami istri lagi!"
Kalimat itu menjadi titik balik dari hidup mereka. Mengakhiri kebersamaan mereka yang memang diawali dengan cara yang salah.

Mereka mengira pernikahan hanyalah sebuah kompromi di mana setiap perbedaan dan masalah akan bisa diselesaikan dengan mudah.
Mereka lupa kalau akan ada ego, prinsip, kepercayaan, perasaan, dan komunikasi yang juga terlibat di dalamnya.

Readmore...

Sepakat 6 - 10

#Sepakat!
Part 6
by Iim Bundanya Farras.

Raya mendorong pintu kaca itu dengan tangan kirinya. Sedangkan tangan kanannya memegang bungkusan plastik putih berukuran sedang. Sebuah bunyi khas toko terdengar saat Raya melangkah masuk.
Seorang pramuniaga melihat Raya. Dia langsung menyapa.
"Siang, Mbak Raya? Mau ketemu Mbak Alma, ya?"
"Iya. Alma di mana?"
"Ada di ruang kerjanya. Langsung masuk aja." Pramuniaga itu sudah hafal betul dengan teman bosnya itu.

Readmore...

Sepakat 11 - 16 (end)

#Sepakat!
Part 11 by Iim Bundanya Farras.

Raya baru saja mengeluarkan sayuran dari kulkas saat Erlangga keluar dari kamar. Sudah tampak rapi dengan kemeja denim dan celana jeans berwarna hitam.
"Lho, mau ke mana, Mas?" tanya Raya heran. Kecuali ada hal yang penting, Erlangga jarang pergi di hari Sabtu dan Minggu. Apalagi saat masih pukul sembilan pagi seperti ini.
"Aku keluar sebentar, ya, Ra."
"Ke mana?" kejar Raya.

Readmore...