Terus semangat belajar dan berbagi ilmu sampai ke liang lahat, demi menjadi Hamba ุงู„ู„ّู‡ُ yang Kaffah.

๐Ÿ“šOneDayOneShiroh-lll๐Ÿ“—MATERI 146-150 ๐Ÿ“™๐Ÿ’š *Rasulullah ุตู„ู‰ ุงู„ู„ู‡ ุนู„ูŠู‡ ูˆุณู„ู… Pembawa Kebenaran Hakiki* ๐Ÿ’š ๐Ÿ’Ÿ

๐ŸŒด๐Ÿ•‹๐ŸŒด๐Ÿ•‹๐ŸŒด๐Ÿ•‹๐ŸŒด

๐Ÿ“– *OneDayOneSiroh-III*

๐Ÿ•‹ Materi 146 ๐Ÿ•‹

ุจِุณْู…ِ ุงู„ู„ّٰู‡ِ ุงู„ุฑَّุญْู…َู†ِ ุงู„ุฑَّุญِูŠْู…ِ

ุงู„ุณَّู„ุงَู…ُ ุนَู„َูŠْูƒُู…ْ ูˆَุฑَุญْู…َุฉُ ุงู„ู„ู‡ِ ูˆَุจَุฑَูƒَุงุชُู‡ُ

 ุงู„ู„َّู‡ُู…َّ ุตَู„ِّ ุนَู„َู‰ ู…ُุญَู…َّุฏٍ ูˆَุนَู„َู‰ ุขู„ِ ู…ُุญَู…َّุฏٍ

๐Ÿ’š *Rasulullah ุตู„ู‰ ุงู„ู„ู‡ ุนู„ูŠู‡ ูˆุณู„ู… Pembawa Kebenaran Hakiki* ๐Ÿ’š

"Ya Allah, Sesungguhnya aku hanya mengizinkan kebaikan," doa Walid bin Mughirah.


๐Ÿ”จLalu dia mulai memukul dinding yang sudah rapuh. Dinding itu pun roboh. Alhamdulillah Walid bin Mughirah baik-baik saja. Masyarakat Quraisy segera merobohkan sisa dinding yang lain. Mereka menyisakan pondasi asli yang dibuat oleh Nabi Ibrahim Alaihissalam.

๐Ÿ•‹ Beberapa bulan kemudian renovasi Ka'bah selesai. Masalah pun muncul. Mereka berebut untuk meletakkan Hajar Aswad di tempatnya. Mereka yakin kabilah yang mengangkat batu mulia ini akan mendapatkan derajat yang tinggi.

๐ŸŒŒLalu mereka bermusyawarah untuk mencari kata sepakat. 4 hari 4 malam lamanya mereka bermusyawarah. Sayangnya tidak ada yang mau mengalah. Musyawarah tersebut tidak menemukan kesepakatan.

"Begini saja, yang akan meletakkan Hajar Aswad ini di tempatnya adalah orang yang pertama kali masuk lewat pintu masjid," saran Abu Umayyah bin Al Mughirah Al Makzhumi.


-------

Para pemuka Quraisy pun setuju. Ketika mereka baru saja sepakat tiba-tiba Muhammad muncul di pintu masjid.

"Inilah dia Al-Amin. Kami rela jika dia yang melakukannya," teriak mereka senang.

๐Ÿ•‹ Mereka sepakat menunjuk Muhammad meletakkan Hajar Aswad di tempatnya. Mereka lalu menceritakan kepada Muhammad tentang keputusan yang mereka buat.

"Baiklah terima kasih atas kepercayaan kalian," ujar Muhammad.

๐Ÿ’  Lalu Muhammad meminta sebuah selendang. Beliau meletakkan Hajar Aswad di tengah selendang itu. Muhammad meminta semua pemimpin kabilah untuk memegang ujung selendang. Setelah itu mereka membawa Hajar Aswad ke tempatnya.

๐Ÿ•Œ Sampai disana Muhammad mengambil Hajar Aswad dari selendang, lalu beliau meletakkannya di tempat yang sudah disediakan. Semua pemimpin kabilah pun senang dan puas dengan keputusan Muhammad ini. Mereka bersyukur Muhammad berhasil membuat mereka terhindar dari perang saudara.

๐Ÿ—“ Beberapa tahun setelah peristiwa itu, Muhammad mulai resah. Resah memikirkan kejahiliyahan kaumnya.

-------

Pagi itu Muhammad sedang berjalan di depan Ka'bah. Di sekitar Ka'bah terdapat beberapa orang jamaah haji yang sedang tawaf.

"Aku memenuhi panggilanmu, Ya Allah. "Aku memenuhi panggilanmu. Tidak ada sekutu bagimu, kecuali satu sekutu-Mu. Engkau memilikinya dan apa yang dia miliki," para jamaah itu menyerukan talbiah.

๐Ÿ’  Muhammad tercekat mendengarnya. Hampir setiap musim Haji para jamaah melantunkan talbiah yang aneh seperti itu.

"Mana mungkin Allah yang tidak ada sekutu baginya, tapi mempunyai satu sekutu?" gerutu Muhammad. Muhammad sungguh kesal mendengar mereka melantunkan talbiah itu. Mereka menyekutukan Allah Subhanahu Wa Ta'ala secara terang-terangan.

-------

๐Ÿ—ฟMuhammad sangat membenci cara beribadah masyarakat itu. Sejak kecil beliau tidak pernah melakukan ibadah yang seperti mereka lakukan. Semakin hari kekesalan Muhammad terhadap tingkah kaumnya  semakin bertambah. Apalagi ketika mereka memberikan persembahan untuk latta dan uzza. Padahal mereka mengetahui bahwa patung itu tidak bisa makan dan minum.

♟Masyarakat Quraisy juga melakukan ritual persembahan khusus untuk patung-patung tertentu. Inilah yang membuat Muhammad prihatin. Tingkah laku mereka semakin tidak benar. Mereka sering menggunakan kekerasan (perang) dalam menyelesaikan masalah.

๐ŸนSelain itu mereka masih malu memiliki anak perempuan. Muhammad sedih melihat perbuatan mereka. Apalagi penduduk Quraisy juga gemar mengundi nasibnya. Jika ingin melakukan sesuatu mereka akan mengundinya dengan menggunakan 3 anak panah. Anak panah pertama bertuliskan "ya" anak panah kedua bertuliskan "tidak" sementara itu anak panah yang ketiga dibiarkan tanpa tulisan.

-------

๐ŸนMereka akan mengambil salah satu anak panah itu. Jika yang keluar adalah anak panah yang bertuliskan "ya"  maka mereka akan melaksanakan kegiatannya. Jika yang keluar adalah anak panah bertulisan "tidak" maka mereka tidak akan melakukan apapun. Adapun jika yang keluar adalah anak panah yang tidak ada tulisannya, mereka akan memulai pengundian lagi.

"Ya Allah, bantu aku mengembalikan mereka kepada jalan-Mu yang lurus."

๐ŸŒŒ Setiap kali bulan Ramadan datang,  biasanya Muhammad akan menyendiri di Gua Hira.

๐ŸŒ Menyendiri memikirkan tentang hakikat kehidupan dunia. Memikirkan kehidupan masyarakat Mekah yang jauh dari kebenaran.

⛰Gua Hira terletak di atas bukit Jabal Nur sekitar 2 mil dari Mekah. Letak gua itu cukup tinggi, dengan tebing yang cukup terjal. Akan tetapi Muhammad selalu merasa tenang jika sudah menyendiri disana. Selanjutnya wahyu pertama turun di Gua Hira.

Kita lanjutkan besok ya kisahnya..... insyaaAllah

ูˆَ ุงู„ุณَّู„ุงَู…ُ ุนَู„َูŠْูƒُู…ْ ูˆَุฑَุญْู…َุฉُ ุงู„ู„ู‡ِ ูˆَุจَุฑَูƒَุงุชُู‡ُ

๐Ÿ“Editor:Ustadzah Ratna

⛰ MATERI 150 ⛰